Ben 10 adalah sebuah film anak-anak tentang seorang anak yang dapat mengubah dirinya menjadi monster untuk memerangi kejahatan. Meski film ini digolongkan sebagai tontonan anak-anak, tetapi sebuah survei yang diadakan situs The Baby Website malah menyatakan bahwa film ini menyebabkan banyak anak mengalami mimpi buruk. Tak hanya itu beberapa film laris anak-anak seperti Power Rangers dan Teenage Mutant Ninja Turtles yang mengeksploitasi kekerasan telah turut mendorong perilaku anak menjadi kasar. Hal ini diperparah dengan fakta bahwa anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menonton televisi.
Kita mungkin merasa heran dengan meningkatnya perilaku destruktif ––terutama kekerasan–– di kalangan anak-anak, tetapi kita juga harus sadar bahwa apa yang anak-anak dengar dan lihat akan sangat mempengaruhi diri mereka. Namun, jika kita benar-benar mencermatinya, hal ini pun terjadi pada orang-orang dewasa. Tak dapat dipungkiri bahwa keadaan lingkungan sangat mempengaruhi keadaan diri kita. Apa yang dikonsumsi oleh indera tubuh kita akan menentukan penerimaan dan respons kita terhadap lingkungan dan keadaan yang terjadi.
Firman Tuhan hari ini menyatakan bahwa jalan atau cara orang benar dan orang fasik tidaklah sama. Salah satunya nampak dari pergaulan kita (ay. 1-2). Daud menyatakan bahwa orang yang berbahagia (=diberkati) hidupnya bukanlah mereka yang bergaul dengan orang fasik, para pembuat dosa, atau para pencemooh. Sebaliknya, mereka yang diberkati adalah orang yang siang-malam bergaul erat dengan Tuhan. Artinya, yang senantiasa menjaga diri agar berkenan kepada Tuhan. Jadi, berhati-hatilah dengan lingkungan dan pergaulan kita, sebab itulah gambaran masa depan kita.
Sumber: Renungan Siang, Agustus 2009, By: bly | Renungan | 15 Agustus 2009, 10:24:24 | Dibaca: 25 kali
Bacaan: Mazmur 1:1-6
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih karena sudah memberikan kritik maupun saran ...Sukses buat anda.